Rabu, 01 September 2010

Mencantumkan Sumber/Referensi, Tidak Akan Membuat "Anda" Terlihat Bodoh !

Sebenarnya ini adalah artikel uneg-uneg saya teman-teman, tidak mengapa kan sesekali saya bercerita sedikit di luar tema blog ini, hehehe :D

Begini, sesuai judul di atas yaitu Mencantumkan Sumber/Referensi, Tidak Akan Membuat "Anda" Terlihat Bodoh !, saya sekarang menjadi dilema sendiri, di satu sisi saya pribadi ingin berbagi informasi dengan teman-teman semua, tapi di sisi lain informasi tersebut malah di copas dengan sistem kebut tayang, boro-boro cantumin sumber, minimal referensi dari siapa itupun tidak ada.


Saya sebenarnya tidak masalah apabila semua artikel di dalam blog ini ada yang mau copas, tapi ya kembali lagi ke masalah etika, cantumkan sumbernya atau referensinya dari siapa. :)


Saya juga apabila ada mengambil contoh tutorial dari para senior ya pasti saya tuliskan dari siapanya, misal Kang Abu Farhan dan Bang Baraja (Table of Content), lalu Back To Top jQuery milik Kang Rizky dan lain sebagainya, karena saya punya pemikiran bahwa misalkan saya mencantumkan nama mereka toh blog saya ini tidak akan sepi pengunjung (bukan saya sombong lho, hanya saja saya bingung harus menulis apa) atau dipandang hina kok, tapi malahan saya bangga karena sudah JUJUR pada teman-teman semua.


Beberapa hari kemarin saya iseng-iseng cek beberapa keyword artikel blog saya di Google dan alhasil saya menemukan beberapa artikel yang mulai dari JUDUL sampai paragraph akhir mirip plek dengan artikel saya, lalu barusan iseng-iseng juga (rencana ingin blogwalking, akhirnya tidak jadi) saya lihat ada blog yang saya rasa blog dengan sistem kebut tayang dan isinya ya bisa saya katakan bahasa dengan gaya milik saya.


Tapi saya tidak menegurnya, karena akan banyak membuang waktu dan energi saya selama bulan puasa ini. :D

Kenapa saya tahu bahwa itu bahasa dan gaya milik saya?
Bisa teman-teman perhatikan semua artikel di dalam blog ini:

1. Saya tidak pernah menulis dengan nama sobat atau anda ataupun sahabat, pasti akan saya tulis teman-teman apabila saya ingin menunjukkan objek yang ingin saya sebut,


2. Beberapa kode script tutorial di dalam blog ini sudah dimodifikasi, karena saya sendiri tidak mau menelan mentah-mentah semua tutorial tanpa saya praktekkan dan diedit terlebih dahulu, sehingga apabila ada kesamaan saya tahu bahwa script yang dicopy itu adalah hasil editan saya,


3. Karena artikel itu adalah hasil saya mengetik sendiri dengan berimajinasi secara kreatif jelas saya pasti tahu 100% bahwa artikel yang dicopas itu adalah milik tulisan saya.

Untuk kode script tutorial saya tidak ambil pusing, karena memang untuk dicopas di dalam blog ini, yang jadi masalahnya hanya kata-kata pengantar, tengah dan akhir + gambar yang dengan capek dan susah saya buat dan akhirnya dicopas mentah-mentah :(


Menulis itu susah, buat otak bekerja keras untuk menulis habis kalimat ini apa ya, kalau saya tulis begini apa teman-teman mengerti apa tidak ya, betul tidak tuh? :D Informasi jelas untuk dibagi (share), tapi cara berbaginya pun harus ada cara yang baiknya.


Saya bukan BENCI yang namanya copas, karena saya pun memahami semua butuh proses untuk belajar menulis, tapi kita juga harus ingat bahwa yang di atas Allah swt sudah memberikan kita otak yang gunanya untuk berfikir dengan cara dan gaya masing-masing, agar kita bisa berkreasi secara kreatif, jika tidak diasah mulai sekarang dengan bahasa dan gaya sendiri maka sampai kapanpun tidak ada artikel yang original hasil sendiri.


Jika hanya mengganti gambar dan meng-CUT beberapa kata saja
dan masih meninggalkan jejak aslinya itu TANGGUNG kreatifnya, apabila memang mau copas dengan kreatif saya punya saran:

1. Silahkan edit judul artikelnya dengan judul yang berbeda tapi tetap memiliki makna dan maksud yang sama,

2. Silahkan edit mulai dari paragraph pertama sampai akhir dengan gaya dan bahasa masing-masing, jadi artikel yang akan dicopas itu hanya sebagai referensi,

3. Cari 3-4 artikel yang memiliki topik atau maksud yang sama, lalu simpulkan dengan gaya dan bahasa sendiri sehingga hasilnya akan lebih menarik,
4. Untuk gambar silahkan capture sendiri (tentunya harus praktek dulu),

5. Jangan pernah meninggalkan satu paragraph pun yang masih copas agar tidak ketahuan
sang pemilik blog aslinya.

Saya pun tidak akan membuat blog ini "Dilarang Klik Kanan" atau "tidak bisa dicopas", sungguh egoisnya saya apabila saya melakukan hal tersebut, hmmm... :?


Yasudahlah, di bulan puasa yang penuh barokah dan pahala ini saya jadikan pengalaman saja untuk saya sendiri agar bisa belajar sabar dan lebih sabar lagi. Saya hanya mau pesan untuk beberapa dan segelintir orang yang masih dengan "sistem kebut tayangnya" untuk lebih KREATIF lagi.


Lagian, seperti judulnya Mencantumkan Sumber/Referensi, Tidak Akan Membuat "Anda" Terlihat Bodoh !, malah kita akan terlihat santun, rendah diri dan JUJUR dengan para pengunjung. Dengan tidak Mencantumkan Sumber/Referensi dari hasil artikel copas malah kita terlihat sok pintar dan akhirnya apa, blog kita memang akan sungguh-sungguh ditinggalkan.


Tulisan ini bukan untuk menyinggung siapa-siapa, ini adalah pembelajaran untuk semua termasuk saya. Semoga tulisan ini bisa dianggap sebagai MOTIVASI kita masing-masing, amin. Salam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar